JABABEKA – PT Teknologi Utama Produksi (TUP), sebuah pabrik terkemuka yang bergerak di bidang komponen otomotif di kawasan industri Jababeka, resmi mengimplementasikan teknologi Internet of Things (IoT) pada seluruh lini perakitannya, Selasa (22/4/2026). Langkah ini diambil untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi downtime mesin hingga 30 persen.
Direktur Operasional PT TUP, Budi Santoso, menjelaskan bahwa integrasi sistem cerdas ini memungkinkan manajemen untuk memantau kinerja mesin secara real-time. “Kami ingin memastikan bahwa setiap proses produksi berjalan optimal. Dengan IoT, kami bisa mendeteksi potensi kerusakan mesin sebelum benar-benar mogok,” ujarnya saat ditemui di lokasi pabrik.
Peningkatan Produktivitas dan Kualitas
Penerapan otomasi ini tidak hanya mempercepat waktu produksi, tetapi juga meningkatkan presisi. Produk yang dihasilkan memiliki standar kualitas yang lebih tinggi, meminimalisir produk cacat (reject) yang berdampak pada pemborosan bahan baku.
“Selain efisiensi, fokus utama kami adalah smart manufacturing. Karyawan kini beralih peran menjadi operator sistem yang mengawasi data, bukan lagi melakukan pekerjaan manual yang repetitif,” tambah Budi.
Fokus pada Keberlanjutan
Selain IoT, PT TUP juga mulai menggunakan energi terbarukan dengan memasang panel surya di atap gudang produksi. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mengurangi jejak karbon dan menerapkan green factory pada tahun 2030.
Langkah inovasi ini diharapkan dapat menjadikan industri manufaktur lokal lebih berdaya saing di kancah global.
